Provinsi Aceh adalah sebuah provinsi di Negara Indonesia yang terletak paling barat di ujung Pulau Sumatera. Pada awal abad ke-17, Kesultanan Aceh adalah negara terkaya, terkuat, dan termakmur di kawasan Selat Malaka. Pada tahun 1496 di wilayah Aceh berdiri sebuah kerajaan Islam yang bernama Kesultanan Aceh. Kerajaan atau Kesultanan terkuat dan terkaya di kawasan selat malaka tersebut dianggap memiliki peran penting dalam penyebaran Islam di Asia Tenggara.
![]() |
Lambang Provinsi Aceh |
Singkatan ISO | AC |
Diresmikan | 7 Desember 1959 |
Bahasa Daerah | Aceh |
Ibu Kota | Banda Aceh |
Luas Total | 58.375,63 km² |
Populasi | 5.184.003 (2017) |
Zona Waktu | WIB (UTC+7) |
Provinsi Aceh berbatasan langsung di darat dengan Provinsi Sumatera Utara. Provisi yang dijuluki Serambi Mekkah ini juga berdekatan dengan Kepulauan Andaman dan Nikobar, India hanya terpisahkan oleh Laut Andaman. Menurut hasil penelitian menyatakan bahwa cadangan gas alam terbesar di dunia berada di Provinsi yang telah dihuni manusia sejak zaman Mesolitikum tersebut. Terdapat 2 sistem pemerintahan di Provinsi Aceh, antara lain Sistem Pemerintahan Lokal dan Sistem Pemerintahan Indonesia. Selain itu Provinsi Aceh juga memiliki 3 partai politik lokal, yaitu Partai Aceh, Partai Nango Aceh, dan Partai Daerah Aceh.
- Blang Kulam, Aceh Utara
- Bukit Goa Jepang, Lhokseumawe
- Danau Aneuk Laot
- Danau Laut Tawar
- Gedung Balee Juang
- Guha Tujoh di Laweueng
- Gunung Salak, Aceh Utara
- Hutan Mangrove Kota Langsa
- Kuburan Kerkhoff
- Lapangan Merdeka Kota Langsa
- Ligkok Kuwieng, Pidie
- Masjid Raya Baiturrahman
- Museum Aceh
- Museum Tsunami Aceh
- Pantai Lhoknga, Aceh Besar
- Pulau Teulaga Tujoh
- Taman Bambu Runcing Langsa
- Taman Hutan Kota Langsa
- Taman Putroe Phang
- Waduk Jeulikat, Lhokseumawe